Proses Terjadinya Hujan Es, Ini Penyebab dan Penjelasan dalam Sains!

Proses terjadinya hujan es dapat dijelaskan secara ilmiah. Fenomena ini juga cukup sering terjadi di Indonesia.

Ironisnya, beberapa orang menganggap bahwa fenomena hujan es terjadi karena hal-hal mistis. Padahal, terjadinya hujan es dapat dijelaskan secara rinci.

Hujan es berbeda dengan salju. Peristiwa hujan es akan terjadi pada musim penghujan ke kemarau atau pancaroba.

Proses Terjadinya Hujan Es Secara Lengkap

Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis. Hal itu yang membuat Indonesia hanya memiliki dua musim setiap tahunnya, yaitu musim penghujan dan musim kemarau.

Namun, ketika lagu lagu itu terkenal dengan lagu pancaroba. Pada masa pancaroba ini kondisi cuaca lebih ekstrim dari biasanya.

Salah satu dampak dari pancaroba adlah peristiwa hujan es. Peristiwa hujan sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Alam Semesta Teramati Lebih Kecil? Ini Cara Menghitung Luasnya!

memastikan fenomena hujan es tidak terjadi secara tiba-tiba. Terdapat proses yang akhirnya membuat hujan es terjadi. Berikut prosesnya :

  1. Energi panas dari Matahari akan membuat air di sungai, laut, maupun danau akan mengalami proses penguapan dan naik ke dalam atmosfer Bumi.
  2. Uap air akan naik dan mengalami kondensasi atau proses pengembunan. Pada tahap inilah uap air akan menjadi partikel karena suhu udara rendah.
  3. Kunci dari proses terjadinya hujan es karena adanya pergerakan massa naik turun di dalam awan yang kuat.
  4. Proses naik turun massa udara tersebut sangat kuat hingga membentuk es yang terus membesar. Ketika sudah meningkat, maka es tidak akan mampu lagi naik ke atas.
  5. Karena ukurannya yang besar, es tersebut kemudian akan jatuh ke Bumi sebelum berhasil mencair dengan sempurna.

Perlu Anda ketahui bahwa Bumi memiliki lapisan bulu atau tingkat pembekuan sendiri. Pada lapisan tersebut, suhu bumi akan mencapai nol derajat Celcius.

Tingkat pembekuan juga tentunya berbeda-beda di setiap wilayah. Di Indonesia sendiri, tingkat pembekuan berada di ketinggian 4 km hingga 5 km di atas permukaan laut.

Penyebab Terjadinya Hujan Es

Secara garis besar, hujan es terjadi tidak jauh berbeda dengan hujan biasa. Namun, penyebab yang paling utama adalah pembekuan yang berbeda.

Pembekuan akan terjadi pada proses pengembunan atau kondensasi di atas awan. Proses kondensasi akan terjadi ketika uap air akhirnya berubah menjadi partikel es.

Pada fenomena hujan biasa pun proses pembekuan ini terjadi. Dalam proses biasa, pembekuan akan menghasilkan butiran-butiran yang kecil.

Namun, tahap pengembunan akan berbeda pada proses terjadinya hujan es. Pengembunan akan terjadi secara kecil sehingga tidak membentuk partikel lain dengan ukuran.

Baca Juga: Gunung Api Es di Pluto Berukuran Fantastis, Bagaimana Terbentuknya?

Ukurannya jauh lebih besar sehingga saat jatuh ke bumi, butirannya masih berupa es. Sedangkan pada hujan air biasa, butiran-butiran yang kecil akan mencair setelah jatuh ke permukaan bumi.

Penyebab terjadinya hujan es lainnya yakni dengan keberadaan awan Cumulo Nimbus si penghasil hujan. Awan tersebut berbentuk tinggi dan berlapis-lapis.

Warna dari awan Cumulo Nimbus juga sangat seram, yakni berwarna abu-abu. Ketika ada awan tersebut, maka akan terjadi hujan lebat dengan petir dan angin kencang.

Hujan Es Berbeda dengan Salju

Beberapa orang masih salah mengira bahwa hujan es sama seperti salju. Hal itu sangat baik karena keduanya sangat berbeda.

Perbedaan paling utama adalah proses terjadinya hujan es yang persifat lokal. Artinya, hujan es tidak akan merata di seluruh wilayah.

Lebih dari itu, hujan es bentuk dari ekstrim di bumi cuaca musim yang menyebabkan tekanan udara menjadi tinggi.

Baca Juga: Evolusi Galaksi Bima Sakti Terungkap, Usianya Lebih Tua dari Perkiraan!

Sedangkan di sisi lain, fenomena salju termasuk ke dalam musim. Hanya ada beberapa wilayah di Bumi yang dapat terjadi salju. Salju juga pasti akan terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Perbedaan lain dari hujan es dan salju adalah wujudnya. Hujan es akan turun ke Bumi dalam bentuk bongkahan es batu. Sedangkan salju akan turun ke Bumi dengan bentuk putih dan lembut seperti kapas.

Itulah penjelasan penyebab dan proses terjadinya hujan es secara ilmiah. Hujan es bisa terjadi kapan saja dan di mana saja ketika cuaca sedang ekstrem. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

Leave a Comment