Perbedaan Galaksi dan Tata Surya, Jangan Sampai Terkecoh Lagi!

perbedaan dan tata surya memang terkadang membuat bingung. Kedua anggota alam semesta ini juga tentunya memiliki arti masing-masing.

Bumi yang kita tinggali ini berada di dalam tata surya dan galaksi. Itulah mengapa kedua istilah tersebut sering digunakan saat pembahasan mengenai astronomi dan antariksa.

Namun, pernahkan Anda mencari tahu apa perbedaan antara keduanya? Ini dia jawaban.

Mengulik Lebih Dalam Perbedaan Galaksi dan Tata Surya

Alam semesta ini mencakup semua materi di dalamnya. Terdapat banyak sekali benda di alam semesta dengan berbagai ukuran.

Tata surya dan galaksi menjadi salah satu materi yang ada di alam semesta.

Banyak orang yang mengira keduanya sama, padahal terdapat perbedaan yang jauh. Bumi yang kita tempati ini juga termasuk ke dalam anggota keduanya.

Baca Juga: Bintang Paling Redup yang Pernah Teridentifikasi, Ini 5 Daftarnya!

Galaksi mengumpulkan atau bahkan triliunan, sedangkan tata surya hanya ada satu. Mungkin ada beberapa calon tata surya lain di luar galaksi, namun belum dapat diterima.

Tata surya yang kita tahu saat ini berisi 8 planet dengan satu Matahari. Tata surya sendiri berada di dalam galaksi Bima Sakti.

Jadi, dapat kita simpulkan juga bahwa perbedaan galaksi dan tata surya terletak pada ukuran. Tentu saja sebuah galaksi sangat masif.

Meski begitu, ada juga beberapa galaksi yang berukuran sedang. Galaksi yang memiliki tata surya hanyalah Bima Sakti.

Apa itu Galaksi?

Sejak tadi kita membahas mengenai perbedaan apa saja yang ada di antara dua hal terpenting di alam semesta tersebutnamun belum benar-benar membahas pengertian galaksi itu sendiri.

Alam semesta kita ini luas. Terdapat triliunan galaksi di dalamnya, salah satunya Bima Sakti yang merupakan tempat Bumi berada.

Galaksi merupakan sebuah kumpulan bintang dan benda langit. Mereka dapat berkumpul sehingga menciptakan keajaiban karena adanya gaya gravitasi.

hampir setiap galaksi memiliki lubang hitam atau lubang hitam supermasif di pusatnya. Lubang hitam tersebut berguna untuk menentukan karakteristik dari galaksi.

lubang hitam juga dapat menyerap gas dan debu untuk proses pembuatan bintang di sekitarnya. Namun, tanpa adanya gas hidrogen maka galaksi tidak dapat membuat bintang kembali.

Hal itu karena hidrogen dingin berperan sebagai bahan bakar pembentuk bintang. Uniknya, galaksi bisa hidup kembali.

Galaksi dapat kembali hidup dan menciptakan bintang dengan menyerap galaksi kecil dan awan gas di sekitarnya karena banyak sekali.

Itu juga menjadi perbedaan galaksi dan tata surya yang mana ketika tata surya mati maka tidak akan hidup kembali karena hanya satu.

Definisi Tata Surya

Tata surya berada di dalam alam semesta dan hanya membuka satu. Hal itu karena dalam pengertiannya, tata surya adalah sistem interaksi yang berpusat pada Matahari.

Dalam bahasa Inggris, tata surya bernama tata surya. Tata surya merupakan sebuah sistem interaksi benda langit dengan Matahari sebagai pusatnya.

Adapun benda-benda langit yang dimaksud adalah planet, komet, asteroid, meteoroid, bulan, bintang, dan sebagainya.

Terdapat Delapan planet yang kita kenal di tata surya. Planet tersebut adalah Neptunus, Uranus, Saturnus, Mars, Jupiter, Bumi, Merkurius, dan Venus.

Secara khusus, letak dari tata surya berada pada lengan atau ion atau jalur orion yang berada di pinggir galaksi Bima sakti. Dapat menjamin bahwa perbedaan dan tata surya terletak di pusatnya.

Baca Juga: Planet Proxima d Terdeteksi, Jadi Penemuan Exoplanet Teringan?

Galaksi, seperti yang sebelumnya dijelaskan memiliki pusat lubang hitam sedangkan solar system memiliki pusat bintang yang bernama Matahari.

Meski di galaksi lain terdapat bintang dengan satu planet mengorbitnya, itu belum dapat dikatakan sebagai tata surya.

Sejauh ini tata surya yang memiliki Bumi sebagai tempat makhluk hidup hanya terdapat di Bima sakti. Para astronom sudah berusaha mencari tempat kehidupan alternatif di galaksi lain, namun belum ada sama sekali.

Kebanyakan galaksi hanya berisi triliunan bintang dengan planet yang tidak layak huni. Kita sebenarnya dapat mengetahui perbedaan galaksi dan tata surya dengan mudah. Tata surya hanya satu dan ada di dalam galaksi, sedangkan jumlah jumlahnya sangat banyak di alam semesta. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

Leave a Comment