Mengenal Bintang Zubeneschamali, Pernah Dianggap Berwarna Hijau?

Mengenal bintang Zubeneschamali yang juga terkenal dengan nama Beta Librae. Bintang satu ini terletak di konstelasi Libra.

Zubeneschamali menjadi bintang yang paling terang di konstelasi tempat ia berada. Sedangkan di bawahnya ada Zubenelgenubi sebagai bintang paling terang kedua.

Hal unik dari bintang ini adalah mereka yang pernah dianggap memiliki warna hijau. Apakah benar begitu?

Baca Juga: Bintang Tunggal Earendel Terjauh Berhasil Tertangkap Teleskop Hubble

Mengenal Bintang Zubeneschamali di Konstelasi Libra

Ada begitu banyak bintang di alam semesta ini. Pada dasarnya, sebuah galaksi dapat memproduksi bintang setiap tahunnya.

Zubeneschamali merupakan salah satu jenis bintang di luar angkasa. Selain nama Zubeneschamali, bintang ini juga memiliki nama resi sebagai Beta Librae.

Nama Zubeneschamali berasal dari bahasa Arab, al-zuban al-janūbiyy yang memiliki arti “capit di selatan” yang menunjukkan bahwa dulu konstelasi Libra menjadi konstelasi Scorpius.

Baca Juga: Bintang Alpha Centauri Tetangga Matahari Terdekat, Ada Kehidupan?

Pernah Dianggap Memiliki Warna Hijau

Mengenal bintang Zubeneschamali sangat spesial karena menjadi bintang yang paling terang di konstelasi Libra. Selain itu, ada suatu hal yang menarik mengenai sejarah bintang ini.

Para astronom kuno pernah menganggap bahwa Beta Librae ini memiliki warna hijau. Misalnya, hal itu dapat terlihat di buku Burnham’s Celestial Handbook yang mengutip astronom amatir terkenal, William Tyler Olcott (1873-1936) mengenai bintang ini.

Olcott menggambarkan Zubeneschamali ini adalah “satu-satunya bintang yang terlihat dengan mata telanjang memiliki warna hijau”. Kutipan tersebut juga ternyata mendapat dukungan dari banyak astronom saat itu.

Benarkah seperti itu? Menurut para ilmuwan, kita tidak dapat melihat bintang hijau karena warna tersebut hanya bintang pancarkan dalam spektrum.

Di sisi lain, hijau dapat bercampur warna lain yang berada dalam kisaran panjang gelombang dan intensitas yang terlihat. Alhasil, bintang tampak berwarna putih.

Rona umum yang ada pada bintang adalah merah, jingga, putih, biru, dan kuning yang berdasarkan tinggi rendah suhu. Lebih dari itu, menurut para ilmuwan tidak ada bintang hijau.

Hal tersebut sudah Fisikawan Ben selidiki secara spesifik mengapa bintang tidak bisa berwarna hijau. Namun, ada beberapa astronom yang mengklaim zubeneschamali tersebut menunjukkan sebaliknya.

Baca Juga: Potret Bintang Pertama James Webb Space Telescope, Ini Infonya

Bagaimana Cara Menemukan Zubeneschamali?

Untuk dapat melihat bintang Zubeneschamali lebih jelas, Anda bisa melihatnya dengan mata telanjang. Bintang ini akan hadir di langit malam saat musim panas di belahan bumi utara.

Kemudian jika Anda ternyata tinggal di wilayah tersebut, Zubeneschamali akan terlihat bersinar lebih terang di bagian langit selatan dan mudah terdeteksi setiap musim panas.

Zubeneschamali juga dapat Anda temukan setinggi dua kepalan tangan di wilayah barat laut dari bintang yang cemerlang Antares yang merupakan merah konstelasi Scorpius.

Adapun Antares merupakan salah satu dari bintang dengan rupa unik bak monster merah.

Keunikan dan lakukan mengenal bintang Zubeneschamali dengan lebih baik dapat Anda lakukan. Sebab, bintang ini dapat dengan mudah Anda temukan di langit malam karena memiliki cahaya yang cukup terang. (R10/HR-Online)

Leave a Comment

Exit mobile version