Kinematika Satu Dimensi dan Percepatan Konstan, Ini Penjelasannya!

Kinetika satu dimensi merupakan gerak dari suatu objek yang terjadi di sepanjang garis lurus. Gerak kinematika akan membantu memahami konsep gerak satu dimensi ini.

Meski fisik menjadi salah satu mata pelajaran yang banyak murid sekolah menghindari, tapi sebenarnya ini sangat menyenangkan. Hal utama yang harus kamu lakukan dalam belajar fisika adalah mengetahui dengan pasti konsepnya.

Kali ini kita akan membahas satu bab yang mungkin cukup sulit, yakni gerak kinematika dalam satu dimensi.

Baca Juga: Kinematika Gerak Lurus: Memahami Pengertian dan Rumusnya

Definisi Kinematika Satu Dimensi

Di dunia ini semua benda tentu saja dapat bergerak. Mereka bisa bergerak setelah mendapatkan gaya dari luar.

Gerak satu dimensi adalah gerak benda ketika perubahan posisi benda tersebut hanya terjadi satu dimensi atau pada satu sumbu koordinat saja.

Jenis gerak ini juga akan terjadi di sepanjang garis lurus saja. Namun, tetap satu gerak satu dimensi juga terdiri dari dua titik

Titik tersebut adalah titik awal dan titik akhir. Kinematika dari gerak ini memiliki asumsi bahwa benda dapat terlihat sebagai partikel atau benda titik.

Artinya, bentuk dan ukuran benda tidak lebih penting daripada panjang perjalanan dan massa benda pada satu titik dan benda yang tidak berotasi.

Kinematika sendiri akan membantu menjelaskan hubungan antara besaran posisi, percepatan, waktu, dan juga kecepatan.

Baca Juga: Dimensi dalam Fisika: Definisi dan Manfaatnya dalam Kehidupan

Posisi, Jarak, dan Perpindahan

Kita masuk ke dalam unsur-unsur yang wajib kamu ketahui ketika mempelajari kinematika gerak. Posisi, perpindahan, dan jarak mungkin sudah tidak asing lagi.

Namun, apakah kamu mengetahui arti mereka dalam ilmu fisika? Dalam fisika, posisinya merupakan kedudukan relatif dari benda terhadap suatu titik acuan yang merupakan besaran vektor.

Sedangkan perpindahan akan menunjukkan panjang dan arah garis lurus untuk menghubungkan posisi awal dan akhir benda. Perpindahan juga merupakan besaran vektor.

Terakhir adalah jarak atau s yang merupakan panjang dari lintasan total benda lalui. Artinya, jarak akan tergantung pada bentuk lintasan tersebut.

Baca Juga: Dimensi Besaran Impuls di Dalam Fisika, Ini Dia Definisi dan Rumusnya!

Gerak Satu Dimensi dengan Percepatan Konstan

Suatu kinematika satu dimensi juga akan mengalami percepatan konstan. Sebagai contoh, ketika benda jatuh dari ketinggian tertentu, asumsinya tidak ada gaya gesekan udara atau ruang hampa.

Misal, sebuah benda yang jatuh di Bumi akan memiliki percepatan percepatan konstan yang setara dengan gravitasi Bumi.

Untuk dapat menemukan kecepatan benda dalam waktu tertentu, maka kamu bisa menggunakan rumus berikut ini:

v = v0 + at

Keterangan:

  • v = kecepatan (m/s)
  • a = percepatan (m/s2)
  • v0 = kecepatan awal mula (m/s)
  • t = waktu (s)

Dengan menggunakan rumus tersebut, maka kamu akan menemukan kecepatan konstan dalam kinematika satu dimensi. Kamu tentu saja hanya perlu menguasai rumus dan konsep dari bab ini untuk bisa benar-benar memahaminya. (R10/HR-Online)

Leave a Reply

Your email address will not be published.