Gunung Api Es di Pluto Berukuran Fantastis, Bagaimana Terbentuknya?

Gunung api es di Pluto berhasil ilmuwan temukan. Penemuan ini menjadi salah satu yang tidak terduga.

Bagaimana tidak, Pluto merupakan sebuah planet kerdil. Ia berada jauh di belakang tata surya kita. Bahkan Pluto sudah tidak termasuk ke dalam daftar planet di tata surya.

Namun ilmuwan menemukan fakta kemungkinan gunung berapi es di Pluto yang mencengangkan.

Baca Juga: Asteroid 2007 FF1 Kelas Apollo Mendekat ke Bumi, Berpotensi Bahaya?

Ilmuwan Temukan Gunung Api Es di Pluto

Pluto merupakan planet kecil yang berada di belakang Neptunus. Karena jaraknya yang terlalu jauh dari Matahari, maka pluto merupakan planet es yang kerdil.

Pada tahun 2006, status Pluto ilmuwan turunkan menjadi planet mini saat International Astronomical Union membuat definisi baru untuk planet.

Suhu rata-rata dari Pluto adalah negatif 232 derajat Celcius dengan langit biru dan salju merah.

Melansi dari CNET, misi New Horizons Badan Antariksa Amerika (NASA) mengirim kembali beberapa pemandangan Pluit selama terbang lintas pada tahun 2015.

Data pesawat ruang angkasa tersebut menunjukkan adanya cryovolcanism atau berisi es dari vulkanisme Bumi.

NASA telah mengamati cryovolcano dan mengatakan bahwa itu adalah fitur terbesar yang pernah mereka temukan di tata surya luar jika terkonfirmasi. Cryovolcano seukuran Mauna Loa di Pluto ini juluki Wright Mons.

Baca Juga: Asteroid 2022 FB2 Seukuran Rumah Melintas di Dekat Bumi

Gunung Api yang Sangat Mengesankan

Sebuah studi yang terbit dalam jurnal Nature Communications pada Selasa (29/03/202) mengatakan bahwa gunung api es di Pluto mengesankan.

“Kami menemukan bidang gunung api es yang besar dan tidak seperti apapun yang pernah kita lihat di tata surya” tulis penulis Studi, Kelsi Singer.

Gunung berapi berada di lapisan es Sputnik Plantia yang untuk tumbukan kuno sejauh 1.000 kilometer. sebagian besar gunung terbuat dari es bergelombang penuh dengan kubah vilkani.

Dua gunung terbesar adalah Wright Mons yang memiliki tinggi sekitar 4-5 kilometer dan terbentang sejauh 150 kilometer. Sedangkan lainnya adalah Piccard Mons dengan tinggi 7 kilometer dan lebar 225 kilometer.

Baca Juga: Asteroid yang Mengandung Emas di Dekat Bumi Akan Ditambang?

Bagaimana Gunung Bisa Terbentuk?

Proses pembentukan gunung berapi es di tempat lain di tata surya terjadi karena perpindahan materi dari bawah ke atas permukaan. Dalam hal ini, udara menjadi lebih cepat setelah mencapai suhu dingin permukaan Pluto.

“Gunung es ini sangat berbeda dari yang lainnya, mereka berbentuk gunung namun tidak ada kaldera di puncaknya” kata Singer.

Pluto memang memiliki inti berbatu dan ilmuwan sudah lama menduga akan ada banyak pemanasan interior untuk memacu vulkanisme.

Lebih lanjut, tim peneliti tidak menemukan kawah tumbukan di sekitar permukaan yang menunjukkan gunung berapi es aktif baru-baru ini. Mereka juga menemukan bahwa Pluto memiliki lebih banyak sisa panas dari perkiraan sebelumnya.

Mengamankan masa aktif gunung api es di Pluto mulai pada 100 juta hingga 200 juta tahun lalu dan terbentuk dalam beberapa masa. (R10/HR-Online)

Leave a Comment