Gumpalan Misterius di Inti Bumi Tuai Pertanyaan, Ini Kata Ahli!

Guumpalan Misterius di Inti Bumi oleh ahli geologi dari Arizona State University. Mereka menyebut bahwa doa-doa yang ditemukan itu aneh.

Sejauh ini para ilmuwan belum dapat menyimpulkan dari mana hal tersebut berasal. Namun begitu, hal yang pasti adalah kumpulan tersebut sudah terbentuk dari jutaan tahun lalu.

Baca Juga: Model Skala Sistem Tata Surya, Apa Fungsi Sebenarnya?

Ahli Temukan Gumpalan Misterius di Inti Bumi

Bumi yang kita tinggali ini merupakan sebuah planet yang memiliki beberapa lapisan. Lapisan paling dalam Bumi bernama inti Bumi.

Inti atau perut Bumi sebenarnya tidak berbentuk, melainkan terdiri dari subkisi logam padat yang bercampur dengan cairan.

Ahli geologi di Arizona State University baru saja Mengidentifikasi hal aneh di dalam inti Bumi. Terdapat dua gambar yang tidak biasa di dalamnya.

Menurut perkiraan, dua teka-teki tersebut terbentuk melalui proses termokimia atau perubahan zat dan materi yang terjadi selama jutaan tahun. Ahli menilai bahwa material dan zat tersebut terkurung oleh lapisan pelindung yang ada.

Para ilmuwan juga masih belum bisa mengidentifikasi dari mana kedua struktur kolosal tersebut berasal.

Baca Juga: Pengertian Hukum Kepler I, II dan III, Apa Fungsi Utamanya?

Berada di Bawah Benua Afrika dan Samudera Pasifik

Penemuan dua keajaiban oleh para ahli berkat bantuan alat deteksi khusus yang digambarkan dalam bentuk 3D.

Setelah menjalani evaluasi, ahli memperkirakan bahwa hal tersebut kurang padat dan labil. Adapun lokasi dari berada di bawah benua Afrika dan Pasifik yang memiliki sifat lebih kuat.

Hal-hal yang mengejutkan adalah sebuah keajaiban misterius di Bumi tersebut memiliki ketinggian yang berbeda sehingga menunjukkan adanya perbedaan komposisi juga. Terlihat bahwa pemandangan yang berada di bawah Pasifik terlihat lebih tinggi.

“Kami membuat perhitungan untuk menentukan volume awalan yang tidak akan mempengaruhi ketinggian. Ketinggian sebagian besar besar tidak terkendali oleh seberapa padat serta viskositas mantel yang ada di sekitarnya” papar ahli geologi, Qian Yuan.

Yuan dan tim juga menjelaskan mengenai dugaan dugaan di bawah Benua Afrika yang kurang stabil menjadi kemungkinan mengapa fenomena vulkanisme terjadi secara intens di beberapa wilayah tersebut.

Model seismik lainnya menunjukkan bagian-bagian yang ada di bawah Benua Afrika membentang hingga 1.500 km di atas inti luar Bumi. Sedangkan awan di laut Pasifik mencapai ketinggian 800 km.

Komposisi yang berbeda setiap lempeng dapat menjelaskan asal-usul mereka, salah satunya terbentuk dari tektonik subduksi yang masuk ke mantel.

Mantel Bumi memiliki suhu yang sangat panas. Lempeng tektonik yang masuk kemudian menjadi hasil dari suhu tersebut selama jutaan tahun.

Baca Juga: Asteroid 2022 ES3 yang Mendekati Bumi Disiarkan Secara Langsung!

Teori lainnya adalah kesalahan yang merupakan sisa tabrakan antara Bumi dan protoplanet Thea penghasil bulan.

Namun demikian, ahli dan ilmuwan perlu melakukan studi lanjutan untuk mengetahui penyebab asli dari kemunculan dua misterius di inti Bumi tersebut. (R10/HR-Online)

Leave a Comment