Galaksi Ursa Mayor yang Membentuk Konstelasi, Ini Dia 7 Bintangnya!

Galaksi Ursa Mayor adalah tetangga dari galaksi Bima Sakti. Di dalam Ursa Mayor terdapat tujuh bintang utama.

Ketujuh bintang tersebut membentuk sebuah konstelasi yang indah. Konstelasi bintang biasa para pelaut patokan untuk berlayar saat malam hari sebelum ada kompas.

Galaksi Ursa Walikota, Tetangga Bima Sakti

Pengertian galaksi sebenarnya adalah sebuah sistem masif yang saling memanfaatkan dengan gaya gravitasi. Gravitasi terdiri dari berbagai bintang (neutron maupun lubang hitam), gas, hingga debu medium antar bintang dan materi gelap.

Bumi yang kita tempati ini juga merupakan salah satu komponen di galaksi Bima Sakti. Lalu galaksi Bima Sakti juga tentunya memiliki bintang utama bernama Matahari.

Baca Juga: Fakta Galaksi Tertua yang Ditemukan Para Peneliti di Jagat Raya

Tentu saja di alam semesta yang luas ini tidak hanya terdiri dari satu galaksi. Namun terdapat sekitar 10 galaksi yang paling terkenal.

Salah satu tetangga Bima Sakti bernama Ursa Mayor. Galaksi satu ini cukup terkenal karena memiliki tujuh bintang utama yang terlihat sampai ke Bumi membentuk sebuah konstelasi.

Konstelasi tersebut digunakan sebagai patokan arah para nelayan yang melakukan pelayaran saat malam hari.

Jarak antara galaksi Bima Sakti ke Ursa Mayor sekitar 10 juta tahun cahaya. Nama lain dari Ursa Mayor adalah beruang besar.

Konstelasi Ursa Walikota

Galaksi Ursa Mayor juga memiliki nama lain Beruang Besar. Itulah mengapa konstelasi mereka disebut dengan Polar atau Polar Bear.

Konstelasi ini sangat berguna untuk navigasi ke titik di mana Polari, bintang utara (Alpha Ursae Minoris berada) yang merupakan bagian dari asterisme populer.

Konstelasi Polaris atau Ursa Mayor memiliki tujuh bintang yang membentuknya. Bintang tersebut bernama Big Dipper atau Dubhe (Alpha Ursae Majoris), Merak (Betas UMa), Phecda (Gamma UMa), Megrez (Delta UMa), Alioth (Epsilon UMa), Mizar (Zeta UMa), dan Alkaid (Eta UMa).

Alioth – Ursae Majoris (Epsilon Ursae Majoris)

Bintang Alioth adalah bintang yang paling terang di Ursa Mayor dan berada di urutan ke 31 paling terang di langit malam.

Baca Juga: Galaksi Tak Beraturan: Definisi, Ciri, Bentuk, dan Jenisnya

Alioth memiliki magnitudo mencapai 1,76 dan sekitar 81 tahun cahaya. Nama Alioth berasal dari bahasa Arab alyat yang berarti ekor domba gemuk.

Ia berada di bagian ekor beruang dan dekat dengan tubuhnya. Alioth pertama kali terlihat pada tahun 1896 oleh seorang astronom Inggris bernama Richard A.

Dubhe – Ursae Majoris (Alpha Ursae Majoris)

Selanjutnya bintang galaksi Ursa Mayor yang membentuk konstelasi adalah Dubhe. Rata-rata magnitudo Dubhe sekitar 1,79 dan 124 tahun cahaya dari Tata Surya kita.

Dubhe menjadi bintang kedua paling terang di Ursa Mayor. Nama Dubhe berasal dari bahasa Arab dubb yang berarti beruang.

Merak – Ursae Majoris (Beta Ursae Majoris)

Nama Merak dari bintang ini juga berasal dari bahasa Arab al-maraqq yang berarti pinggang sang beruang.

Beta Ursae Majoris menjadi bintang urutan utama dengan jarak 79,9 tahun cahaya dan besarnya kecerahannya 1,37.

Bahkan Beta Ursae Majoris berukuran 2,7 kali lebih besar dari Matahari di Tata Surya.

Alkaid – Ursae Majoris (Eta Ursae Majoris)

Bintang Alkaid di galaksi Ursa Mayor terkenal sebagai bintang terpanas yang dapat terlihat tanpa teropong. Suhu permukaan bintang mencapai 20.000 Kelvin.

Kemudian Alkaid berada di paling timur dan memiliki kisaran magnitudo 1.85 yang merupakan bintang paling terang ketiga di konstelasi.

Phecda – Ursae Majoris (Gamma Ursae Majoris)

Gamma Ursae Majoris menjadi bintang paling rendah di Big Dipper. Nama tradisionalnya, Phecda berasal dari bahasa arab fakho addub yang berarti pinggang beruang.

Bintang ini memiliki magnitudo 2,438 dan jarak 83,2 tahun cahaya. Perkiraan umur Phecda adalah 300 juta tahun.

Megrez – Ursae Majoris (Delta Ursae Majoris)

Bintang di galaksi Ursa mayor selanjutnya adalah yang paling redup dengan magnitudo 3.312. Megrez 58.4 tahun cahaya dari tata surya kita.

Baca Juga: Proses Terjadinya Supernova, Ledakan Dahsyat Bintang di Alam Semesta

Meski begitu, Megrez 14 kali lebih silau dan 63% lebih besar dari Matahari.

Mizar – Ursae Majoris (Zeta Ursae Majoris)

Nama Mizar berasal dari bahasa Arab mizar yang belarti ikat pinggang. Bintang ini memiliki magnitudo 2.23 dengan jarak 82.8 tahun cahaya.

Mizar juga menjadi bintang ganda pertama yang pernah tertangkap kamera oleh seorang fotografer Amerika bernama Ohn A. Whipple dan astronom George P. pada tahun 1857. Bintang ini terdiri dari dua bintang biner yang menakjubkansa Mayorakjubkansa di (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

Leave a Comment