Fungsi Lapisan Eksosfer Bumi, Apa Saja Karakteristik yang Dimilikinya?

Fungsi lapisan eksosfer sebagai lapisan atmosfer milik Bumi tentu saja sangat beragam. Setiap planet di tata surya ini memiliki lapisan atmosfer yang melindunginya dari berbagai ancaman, tidak menimbulkan Bumi.

Sebagai satu-satunya planet dengan kehidupan di dalamnya, Bumi terdiri dari beberapa lapisan atmosfer. Lapisan yang ada memiliki peran masing-masing.

Kali ini kita akan membahas eksosfer yang juga menjadi lapisan terluar atmosfer bumi.

Baca Juga: Fungsi Lapisan Termosfer Bumi dan Ciri-Cirinya, Apa Saja?

Mengenal Fungsi Utilisasi Eksosfer Bumi

Lapisan eksosfer atau yang juga memiliki nama lain lapisan disipasisfer atau ruang antar planet dan geostasioner memiliki lebih jarang dari permukaan bumi.

Eksosfer merupakan lapisan atmosfer Bumi yang paling luar. Lapisan ini memiliki pengaruh gaya berat yang sangat kecil di dalamnya.

Hal itu membuat jarak terjadinya serangan di udara pada eksosfer. Kemudian butiran gas pada lapisan ini juga perlahan-lahan akan meloloskan dirinya.

Selain lapisan luar, eksosfer juga menjadi lapisan yang paling panas akibat gerakan partikel udara yang tidak beraturan. Pada lapisan ini terdapat refleksi cahaya Matahari yang partikel-parikel debu meteoritik pentilkan atau terkenal dengan nama cahaya zodiak.

Seperti lapisan atmosfer lainnya, tentu saja eksosfer juga memiliki manfaat atau fungsi sendiri. Fungsi utama dari eksosfer yang juga paling mencolok adalah pantulan cahaya Matahari.

Cahaya Matahari yang lapisan ini pantulkan kemudian terkenal sebagai cahaya matahari zodiakal. Selain itu fungsi lapisan eksosfer juga sebagai lapisan pertama yang melindungi Bumi dan sinar dengan meteor, asteroid, maupun sinar kosmik.

Baca Juga: Fungsi Mantel Bumi dan Bagian-Bagian di Dalamnya, Ini Lengkapnya!

Karakteristik Lapisan Eksosfer

Lapisan terluar atmosfer ini memiliki sifat atau karakteristik yaitu:

  • Berada di area paling luar yang terletak di antara ketinggian 800 hingga 1000 kilometer.
  • Tempat terjadinya berbagai gerak atom yang sangat tidak beraturan.
  • Menjadi ruang antar planet dan juga geostasioner karena butiran gasnya akan meloskan diri dan sedikitnya gaya gravitasi.
  • Memiliki suhu yang sangat rendah, yakni hingga -57 derajat Celcius.
  • Memiliki ketebalan 500 hingga 700 kilometer.
  • Lapisan ini tidak memiliki tekanan udara sama sekali, yakni sebesar 0 cmHg
  • Eksosfer menjadi tempat debu meninggalkan atmosfer Bumi, bahkan dapat mencapai hingga 3.150 kilometer dari permukaan.

Baca Juga: Teori Laurasia Gondwana: Bagaimana Permukaan Bumi Terbentuk?

Batas Lapisan Eksosfer Bumi

Sebagai lapisan terluar, sangat sulit untuk menemukan batas ekosfer dengan luar angkasa.

Namun, kita dapat melihat batas dengan ketebalan eksosfer. Lapisan atmosfer ini tebal, yakni dengan ketebalan sekitar 500 hingga 700 kilometer.

Batasan dari lapisan eksosfer tidak memiliki nama khusus seperti lapisan lainnya. Hal itu karena eksosfer menjadi lapisan yang paling luar.

Lapisan eksosfer ini memiliki batas berupa ruang terbuka antar planet. Udara di dalam lapisan ini juga semakin tinggi akan semakin menipis dan hilang.

Pengertian serta fungsi lapisan eksosfer memang masih jarang ditemukan karena berada sangat jauh dari permukaan. Meski begitu, lapisan ini tetap mengambil peran yang penting dalam melindungi Bumi dari berbagai benda angkasa luar. (R10/HR-Online)

Leave a Comment