Faktor yang Mempengaruhi Titrasi Asam Basa, Pengertian, dan Jenisnya!

Faktor yang mempengaruhi titrasi asam basa mungkin sudah tidak asing lagi di dunia kimia. Di sekolah kamu mungkin juga sudah mempelajari titrasi ini, saat masuk ke dalam materi pembelajaran asam basa.

Untuk melakukan titrasi, maka kamu akan bereksperimen di laboratorium kimia. Lantas, apa pengertian titrasi?

Baca Juga: Teori Asam Basa Lewis dalam Kimia, Apa Kelebihan yang Dimilikinya?

Pengertian dan Faktor yang Mempengaruhi Titrasi Asam Basa

Pada dasarnya, pengertian dari titrasi adalah metode analisis. Metode ini digunakan untuk menentukan konsentrasi suatu zat di dalam sebuah solusi.

Tentu saja dalam titrasi praktiknya akan menggunakan konsep dari reaksi kimia.

Jadi, kesimpulannya adalah titrasi asam basa merupakan suatu prosedur yang dapat kamu lakukan untuk membuktikan kemolaran atau konsentrasi suatu asam atau basa.

Baca Juga: Indikator Alami Asam Basa, Menggunakan Ekstrak Tumbuh-Tumbuhan

Alat dan Bahan di Dalam Proses Titrasi

Untuk melakukan titrasi, maka kamu membutuhkan beberapa alat atau bahan. Berikut ini beberapa alat yang kamu pesan:

  • Titran atau titer yang merupakan zat untuk mentitrasi. Titer merupakan sebuah solusi standar yang konsentrasinya sudah kamu ketahui secara pasti.
  • Buret yang merupakan kaca berbentuk silinder dengan bagian bawah mengerucut dan sumbatan keran pada bagian bawahnya Fungsi buret untuk menjaga cairan agar menetes secara presisi.
  • Titrat, yaitu larutan sampel yang akan kamu analisis untuk mengetahui konsentrasi di dalamnya.
  • Labu erlenmeyer yang merupakan alat laboratorium berupa gelas kaca. Gelas ini memiliki ujung kepala dan leher yang kecil dan melebar hingga sisi bawahnya yang berfungsi untuk menampung bahan kimia.
  • Indikator Kimia, alat yang berfungsi untuk mengetahui kapan suatu sampel telah habis masa reaksinya. Ketika sampel sudah habis bereaksi, maka eksperimen sudah mencapai titik ekuivalen.

keberadaan alat dan bahan-bahan tersebut penting karena menjadi faktor yang mempengaruhi titrasi asam basa. Tanpa alat yang lengkap, maka titrasi yang kamu lakukan tidak akan berhasil.

Baca Juga: Teori Bronsted Lowry Asam Basa Kimia, Ini Dia Contohnya!

Jenis Titrasi Asam Basa

Proses titrasi asam basa terdiri dari beberapa macam, yaitu:

  • Titrasi asam kuat oleh basa kuat, artinya titran menunjukkan pH setelah melewati titik ekuivalen. larutan menjadi basa.
  • Basa kuat oleh asam kuat, titran menunjukkan pH melewati titik ekuivalen ke bawah sehingga larutan menjadi asam.
  • Titrasi asam lemah oleh basa kuat menunjukkan pH naik kembali karena larutan sudah kelebihan titran yang merupakan basa kuat.
  • Basa lemah oleh asam kuat, pH turun karena larutan memiliki kelebihan titran yang merupakan asam kuat.

Jadi, dalam titrasi terdapat tiga titik yang penting di dalam kurva, yaitu penanda titik pH awal, titik yang menunjukkan bagian ekuivalen atau netral, dan titik yang menunjukkan pH telah melampaui.

Agar dapat memenuhi faktor yang mempengaruhi titrasi asam basa, maka kamu dapat melakukannya hanya dalam laboratorium kimia dengan pengawasan ahli untuk hasil yang lebih akurat. (R10/HR-Online)

Leave a Comment