Fakta Menarik Tentang Daur Hidup Kecoa dari Bertelur Hingga Dewasa

Fakta menarik tentang daur hidup kecoa mungkin masih jarang diketahui, karena hewan satu ini memang ditakuti banyak orang. Hal itu karena habitat mereka yang sering berada di tempat kotor.

Selain itu, bentuk kecoa yang menggelikan mampu membuat siapa saja yang melihatnya bergidik ngeri. Terlepas dari bagaimana cara menjijikannya mereka, ternyata ada fakta unik yang kecoa miliki, apa saja?

fakta Menarik Tentang Daur Hidup Kecoa

Hewan berwarna coklat kehitaman dengan antena di atasnya pada setiap pekerjaan khas. Kecoa memang memiliki bentuk tubuh yang cenderung kecil, namun banyak orang yang memilih menghindarinya.

Baca Juga: Cara Kaktus Menyesuaikan Diri di Daerah Gurun yang Gersang, Ini Dia!

Selain kecoa yang menggelikan, habitat yang banyak berada di tempat kotor membuat mereka mungkin menularkan penyakit.

Siapa sangka, ternyata hewan yang sering membuat heboh akan memiliki penampakannya dalam fakta-fakta siklus hidup yang tersembunyi dan kemudahan menarik. Sayang, masih sedikit orang yang mengetahuinya. Apa saja fakta tersebut?

Fase Bertelur Kecoa

Jika Anda bertanya-tanya mengapa kecoa sangat banyak maka jawabannya adalah karena kecoa termasuk serangga yang produktif.

Fakta menarik tentang daur hidup kecoa betina dapat menghasilkan 300 sampai 400 telur seumur hidupnya. Periode kehamilan kecoa betina juga hanya 30 sampai 60 hari.

Telur kecoa tersebut berbentuk seperti kapsul yang terlindungi oleh ootheca, yang menyerupai kotak dengan ukuran 8 sampai 10 mm.

Umumnya, kecoa betina akan membawakan telur mereka pada bagian ujung perut, dalam hitungan jam atau hari. Sebelum akhirnya menemukan tempat teraman untuk meletakkan telur tersebut.

Pergantian Kulit Pada Fase Nimfa Kecoa

Setelah bertelur dan menetas, maka kecoa tidak langsung berwujud seperti yang sering kita lihat. Setelah menetas, kecoa akan masuk ke fase berikutnya, yakni menjadi nimfa.

Baca Juga: Fungsi Enzim Katalase di Dalam Tubuh Manusia, Apa Saja?

Ukuran nimfa juga berbeda-beda, tergantung spesies kecoa. Pada tahap ini, kecoa akan melakukan pergantian kulit (ganti kulit) beberapa kali sampai akhirnya menjadi dewasa.

Dalam fakta menarik tentang daur hidup kecoa fase nimfa ini, mereka akan terlihat jauh lebih menggelikan. Mereka akan berbentuk kecil dengan tubuh lunak dan berwarna putih.

Seiring berjalannya waktu, kecoa akan berkembang menjadi lebih besar dengan kulit yang mengeras. Kemudian warna tubuh akan lebih gelap seperti kecoa yang biasa kita lihat.

Selama dalam masa nimfa, perkembangan kecoa akan sangat bergantung pada jenis spesies dan kondisi lingkungan mereka. Ketika lingkungan maksimal, maka mereka akan menjadi dewasa setelah 9 bulan.

Pada periode tersebut kecoa bisa melakukan ganti kulit sebanyak 8 kali. Pada tahap ganti kulit terakhir, sayap kecoa akan mulai muncul.

Kecoa Dewasa Hidup Bergantung dengan Suhu Lingkungannya

Setelah menetas dari telur, kemudian menjadi nimfa dengan beberapa pergantian kulit, maka tahap daur hidup kecoa yang terakhir adalah kecoa dewasa.

Baca Juga: Dampak Pemanasan Global yang Berbahaya Bagi Kehidupan di Bumi

Pada fase kecoa dewasa ini, kecoa sudah mengalami peningkatan. Sayap-sayap nimfa kecoa akan mulai menguat dan tumbuh sebuah antena. Hal itulah yang akhirnya memungkinkan kecoa dapat terbang.

Tahap awal akan membuat kecoa muda memiliki ukuran tubuh cenderung kecil. Kemudian kecoa akan berkembang menjadi lebih besar dan siap untuk bereproduksi.

Satu lagi fakta menarik tentang kecoa adalah fase daur ulang yang sangat bergantung pada suhu dan kelembaban. Tidak hanya itu, kualitas dan kuantitas makanan serta udara yang tersedia juga sangat mempengaruhi.

Waktu yang kecoa dipesan dari telur menjadi kecoa dewasa sangat bervariasi. Pada dasarnya, masa hidup kecoa cukup lama dari serangga lain.

Untuk bertahan hidup, kecoa akan memakan apapun yang ditemukannya. Jika makanan mereka sedikit, kecoa bisa berubah menjadi kanibal yang memangsa sesamanya.

Kecoa dapat hidup hingga 2 tahun sesuai dengan jenis spesies dan lingkungan tempat tinggal mereka. Uniknya, kecoa dapat hidup bahkan tanpa kepala.

Ketika kecoa kehilangan kepalanya, maka mereka masih bisa hidup selama satu minggu penuh. Hal itu karena untuk bernafas, kecoa menggunakan pori-pori yang ada di seluruh tubuhnya.

Akan tetapi, pada akhirnya kecoa tetap akan mati karena tidak bisa makan dan minum.

Fakta menarik tentang daur hidup kecoa merupakan salah satu serangga tertua di Bumi. Meski menjijikan, kecoa juga melewati fase hidup yang tidak sebentar hingga sempurna kecoa dewasa. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

Leave a Comment