Besaran Vektor dan Skalar dalam Fisika, Ini Dia Definisi dan Contohnya!

Besaran vektor dan skalar merupakan materi yang ada di dalam fisik. Itulah sebabnya, sangat penting untuk mengetahui definisi keduanya.

Pada dasarnya, kedua besaran tersebut memiliki perbedaan yang sangat jelas. Akan tetapi, kadang masih ada orang yang terkecoh.

Baca Juga: Gaya Sentripetal dan Sentrifugal pada Gerak Melingkar Fisika

Definisi Besaran Vektor dan Skalar dalam Fisika

Baik vektor dan skalar termasuk ke dalam jenis besaran satuan. Meski begitu, kedua besaran itu tetap memiliki perbedaan yang sangat mencolok.

Kedua istilah besaran tersebut umum kamu temukan dalam mempelajari fisika. Lantas, apa pengertian keduanya?

Besaran Vektor Fisika

Dalam fisika, besaran vektor memiliki arti sebagai suatu besaran yang memiliki nilai dan arah. Di dalam hal ini, nilai dan arah menjadi suatu informasi yang saling melengkapi.

Contoh dari besaran vektor adalah momentum, perpindahan, gaya, percepatan, medan listrik, dan lain sebagainya.

Kamu dapat menyatakan dari besaran vektor dengan vektor yang harus diikuti arahnya. Contohnya adlah mobil bergerak dengan kecepatan 20 km/jam menuju ke timur.

Contoh lainnya seperti mobil berpindah sejauh 400 meter ke arah kiri, Anda menarik mobil-mobilan dengan gaya 2 N ke timur, dan lain sebagainya.

Adapun contoh dari cara penulisan besaran vektor adalah:

  • Kecepatan memiliki simbol huruf v
  • Gaya memiliki simbol huruf F
  • Momentum memiliki simbol huruf p
  • Itu hanya salah satu yang paling sering muncul dalam vektor besaran.

Baca Juga: Jarak dalam Fisika Secara Umum, Ini Rumus Beserta Contohnya

Besaran Skalar Fisika

Jenis besaran selanjutya yang ada di dalam fisik adalah skalar. Jenis besaran ini memiliki definisi yang cukup berbeda dari sebelumnya.

Apa itu skalar besaran? Besaran skalar sendiri merupakan suatu besaran yang hanya memiliki atau besar saja, tetapi tidak memiliki arah.

Jadi, untuk menyatakan skalar besaran cukup menggunakan nilai atau angka saja karena tidak ada arah di dalamnya. Hal ini sangat berbeda dengan vektor.

Itulah mengapa, besaran vektor dan skalar sangat berbeda.

Beberapa contoh dari skalar besaran adalah semua besaran pokok seperti massa, panjang, waktu, kuat arus listrik, suhu, jumlah zat, dan intensitas cahaya.

Selain itu, ada juga contoh skalar besar lainnya seperti luas dan volume, massa jenis, jarak dan kelajuan, daya, energi, usaha, dan masih banyak lagi.

Ada beberapa cara untuk menyatakan skalar besar, yaitu:

  • Panjang dengan satuan cm
  • Massa dengan satuan kg
  • Luas dengan satuan Hektar
  • Jarak dengan satuan km
  • Kelajuan dengan satuan m/s
  • Massa jenis dengan satuan kg/m3
  • Daya listrik dengan satuan watt

Baca Juga: Daya Dalam Fisika: Pengertian, Rumus dan Macam-Macamnya

Setelah mengetahui pengertian dan contohnya, kamu dapat dengan mudah mengetahui perbedaan dari kedua besaran yang ada di dalam fisika tersebut. Keduanya ternyata cukup berkebalikan.

Dengan begitu, saat ini kamu sudah tidak akan lagi terkecoh dengan besaran vektor dan skalar. Besaran vektor membutuhkan nilai dan arah untuk menyatakannya, sedangkan skala hanya membutuhkan nilai dan tidak memiliki arah. (R10/HR-Online)

Leave a Comment